DAGING RAJUNGAN
==================>
Rajungan yang bernama latin Portunus Pelagicus, merupakan jenis kepiting yang sangat popular dimanfaatkan sebagai sumber pangan dengan harga yang cukup mahal. Rajungan merupakan kepiting yang memiliki habitat alami hanya di laut. Rajungan juga memiliki beberapa keunggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Dalam tulisan ini akan dibahas beberapa keunggulan, pemanfaatan, dan potensi rajungan. Rajungan sendiri walau mungkin masalh gizi masihkalah dengan udang dll akan tetapi daging rajungan juga memilikikandungan yang manfaatnya sama dengan Titan Gel yaitu mampu menjaga stamina tubuh juga stamina memperkasa jaringan organ vitalitas secara alami dan aman untuk di konsumsi tiap hari .Daging kepiting dan rajungan mempunyai nilai gizi tinggi. Kandungan protein rajungan lebih tinggi daripada kepiting. Kandungan karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, dan vitamin B1. Rata-rata per 100 gram daging kepiting dan rajungan berturut-turut sebesar 14,1 gram, 210 mg, 1,1 mg, 200 SI, dan 0,05 mg/100g.
Keunggulan nilai gizi rajungan adalah kandungan proteinnya yang cukup besar, yaitu sekitar 16-17 g/100 g daging. Angka tersebut membuktikan bahwa rajungan dapat ditarik, setelah membandingkan kandungan protein rajungan dengan sumber-sumber pangan hewani lainnya, seperti daging ayam, daging sapi, dan telur. Kandungan protein daging ayam, daging sapi, dan telur per 100 gramnya berturut-turut 20,6 g; 18,2 g; dan 11,8 g.
Keunggulan lain adalah kandungan lemak rajungan yang sangat rendah. Hal ini tentu saja merupakan kabar sangat baik bagi konsumen yang memang membatasi konsumsi pangan berlemak tinggi. Kandungan lemak rendah dapat berarti kandungan lemak jenuh yang rendah pula, demikian sama halnya pula dengan kandungan kolesterol.
Rajungan yang bernama latin Portunus pelagicus, merupakan jenis kepiting yang sangat popular dimanfaatkan sebagai sumber pangan dengan harga yang cukup mahal. Rajungan merupakan kepiting yang memiliki habitat alami hanya di laut. Rajungan juga memiliki beberapa keunggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Rajungan dalam dunia perdagangan termasuk dalam kelompok “crab” (kepiting). Rajungan disebut juga “swimming crab” (kepiting berenang) dan kepiting disebut “mud crab” (kepiting bakau atau kepiting lumpur).
Rajungan di Indonesia sampai sekarang masih merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang diekspor terutama ke Amerika, yaitu mencapai 60 % dari total hasil tangkapan rajungan. Rajungan juga diekspor ke berbagai negara dalam bentuk segar yaitu ke Singapura dan Jepang, sedangkan yang dalam bentuk olahan (dalam kaleng) diekspor ke Belanda. Komoditas ini merupakan komoditas ekspor urutan ketiga tertinggi setelah udang dan ikan
Portunas pelagicus merupakan nama latin dari rajungan. Rajungan merupakan jenis kepiting yang memang sudah dikenal banyak orang. Bahkan daging rajungan sendiri sudah menjadi sumber pangan yang memiliki harga yang relatif mahal. Dalam sebuah penelitian menyatakan bahwa rajungan memiliki lebih dari 1400 jenis yang tersebar di seluruh Indonesia. Jika Anda penggemar daging rajungan pastinya sudah mengetahui bahwa daging yang satu ini memiliki kandungan gizi yang sangat banyak. Dalam daging ranjungan sendiri terdiri dari tiga jenis daging, yaitu daging super bagian bawah, daging reguler bagian sekat rongga berupa serpihan-serpihan dan daging merah yang berada di capit dan kaki.
Untuk masalah makan daging rajungan mungkin memang tidak mudah, akan tetapi kandungan gizi di dalamnya yang akan membuat Anda akan ketagihan makan. Apalagi ditambah dengan rasa gurih dan nikmat setelah dimasak, akan membuat Anda tidak berhenti untuk mengunyah. Kandungan gizi yang terdapat dalam daging rajungan sendiri antara lain:
Protein
Rajungan memang memiliki kadar protein yang sangat tinggi. Akan tetapi, kadar tersebut bisa sedikit berkurang setelah mengalami proses pengukusan. Dalam proses pengukusan memang akan menimbulkan keluarnya air yang banyak pada daging rajungan. Protein bisa mencapai 66,63% dalam daging. Hal ini yang menyebabkan anak-anak sering diharuskan untuk mengkonsumsi makanan laut.
Karbohidrat
Untuk mencegah terjadinya pemecahan protein maka karbohidrat memiliki kadar yang lumayan banyak pada daging rajungan. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi manusia. Dalam daging rajungan sendiri terdapat hampir 26,62% karbohidrat. Ini lebih dari cukup untuk mengkonsumsi satu daging rajungan utuh.
Lemak
Lemak meupakan kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh. rajungan sendiri memiliki kandungan lemak sebesar 0,84%. Masih bisa mengalami penurunan jika sudah melalui proses pengolahan.
Asam Amino
Mungkin Anda tidak pernah membayangkan bahwa terdapat 9 asam amino esensial pada daging rajungan. Yakni tirosin, metionin, lisis, treonin, isoleusin, arginin, valin, fenilalanin, dan leusin.
Sebenarnya masih banyak lagi kandungan gizi yang terdapat dalam daging rajungan. Dengan kandungan yang begitu lengkap, tidak heran kalau banyak manfaat dan khasiat daging rajungan
Rajungan merupakan kepiting yang memiliki habitat alami hanya di laut. Rajungan juga memiliki beberapa keunggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Rajungan dalam dunia perdagangan termasuk dalam kelompok “crab” (kepiting). Rajungan disebut juga “swimming crab” (kepiting berenang) dan kepiting disebut “mud crab” (kepiting bakau atau kepiting lumpur) • Terdapat beberapa jenis rajungan yang tersebar di Indonesia, antara lain: 1. Rajungan angin (Podophthalmus vigil) 2. Rajungan karang (Charybdis cruciata) 3. Rajungan/ kepiting bulan terang (Portunus pelagicus) 4. Rajungan hijau/ kepiting batu (Thalamita crenata dan Thalamita danae) 5. Rajungan batik (Charybdis natator) 6. Kepiting (Scylla serrata) 7. Rajungan bintang (Portunus sanguinolentus) • Daging rajungan mempunyai nilai gizi tinggi. Rata-rata per 100 gram daging rajungan mengandung karbohidrat sebesar 14,1 gram, kalsium 210 mg, fosfor 1,1 mg, zat besi 200 SI, dan vitamin A dan B1 sebesar 0,05 mg/ 100 g. • Keunggulan nilai gizi rajungan adalah kandungan proteinnya yang cukup besar, yaitu sekitar 16-17 g/ 100 g daging rajungan. Angka tersebut membuktikan bahwa rajungan dapat dimanfaatkan sebagai sumber proyein yang cukup baik dan sangat potensial. Keunggulan lain adalah kandungan lemak rajungan yang sangat rendah. • Hal ini sangat baik bagi seseorang yang memang membatasi konsumsi pangan berlemak tinggi. Kandungan lemak rendah dapat berarti kandungan lemak jenuh yang rendah pula, demikian halnya dengan kandungan kolestro
Daging rajungan mempunyai nilai gizi tinggi. Rata-rata per 100 gram daging rajungan mengandung karbohidrat sebesar 14,1 gram, kalsium 210 mg, fosfor 1,1 mg, zat besi 200 SI, dan vitamin A dan B1 sebesar 0,05 mg/ 100 g. Keunggulan nilai gizi rajungan adalah kandungan proteinnya yang cukup besar, yaitu sekitar 16-17 g/ 100 g daging rajungan. Angka tersebut membuktikan bahwa rajungan dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein yang cukup baik dan sangat potensial. Keunggulan lain adalah kandungan lemak rajungan yang sangat rendah. Hal ini sangat baik bagi seseorang yang memang membatasi konsumsi pangan berlemak tinggi. Kandungan lemak rendah dapat berarti kandungan lemak jenuh yang rendah pula, demikian halnya dengan kandungan kolestrol.
Penilaian mutu rajungan dapat dilakukan secara subjektif dan objektif. Penilaian subjektif yang umum disebut juga sebagai penilaian organoleptik, menggunakan panca indra pengamat untuk menilai faktor-faktor mutu yang umumnya dikelompokan atas penampakan, aroma, cita rasa dan tekstur. Sifat organoleptik sangat erat kaitannya dengan sifat fisik rajungan, terutama dalam menentukan kesegarannya.
Rajungan yang masih segar memiliki penampakan yang bersih, tidak beraroma busuk, dagingnya putih mengandung lemak berwarna kuning, dan bebas dari bahan pengawet. Daging rajungan yang mulai membusuk terlihat dari warna kulitnya yang pucat, terbuka dan merenggang, daging pun mengering, dan tak terdapat lagi cairan dalam kulit, warna daging berubah kehitam-hitaman dan berbau busuk.
Rajungan yang kopong atau memiliki badan yang tidak berisi dapat diketahui dari bagian dada rajungan. Bila lunak berarti daging rajungan tersebut memang tidak padat. Rajungan yang berkulit lunak memiliki ciri khas, yaitu seluruh tubuhnya lunak. Kesegaran rajungan dapat dilihat dari bagian dada, warna daging di antara ruas-ruas kaki dan capit, membuka karapas dan melihat kondisi telur, insang dan lemi (lemak dari rajungan). Bila rajungan tidak segar, bagian dada dan insang berwarna hitam, sedangkan telur dan lemi terlihat mencair dan berlendir.
Air rebusan dan kandungan kitin, diperkirakan bisa mencapai 24.000 liter per bulan. Air bekas rebusan rajungan ini cukup potensial untuk dijadikan bahan dasar untuk pembuatan kerupuk kepiting. Kitosan dapat pula dimanfaatkan sebagai penyerap yang efektif terhadap zat-zat yang tidak diinginkan, seperti tanin pada kopi. Selain itu, kitin dan kitosan juga berfungsi sebagai bahan fungsional untuk proses penjernihan air. Seperti lensa kontak, baik hard lens maupun soft lens, dapat dibuat dari polimer kitin yang memiliki permeabilitas yang tinggi terhadap oksigen. Kitin dan kitosan banyak dipergunakan sebagai bahan pembungkus kapsul, karena mampu tergradasi secara berangsur dan melepaskan obat dengan dosis yang terkontrol.
Beberapa turunan kitosan juga telah ditemukan memiliki sifat antibakteri dan antikoagulan darah. Kemampuan lain dari kitin adalah dalam hal penggunaan sel-sel leukimia, sehingga dapat berfungsi sebagai antitumor. Kitosan juga mulai diusulkan sebagai bahan pembuat ginjal buatan. Kitin juga ditemukan memiliki sifat antikolesterol.
Demikian merupakan pengaruh positif dengan mengkonsumsi daging rajungan. Akan tetapi, perlu Anda perhatikan yang memiliki alergi pada rajungan lebih baik tidak perlu mengkonsumsi. Sebagai gantinya, Anda bisa mendapatkan khasiat dari daging lainnya.
Jika memaksakan diri, akan terdapat efek alergi seperti ruam-ruam pada kulit. Efek paling berbahaya bisa menyebabkan anafilaksis. Sebelum mengkonsumsi Anda juga harus memperhatikan setiap detail cara pengolahannya. Sebelum dimasak pastikan bahwa rajungan dalam keadaan segar dan tidak berbau. Karena jika rajungan sudah dalam kurun waktu yang lama dan tidak segar lagi maka bisa menyebabkan keracunan dalam tubuh. jadi Anda harus memperhatikan hal-hal kecil sebelum mengkonsumsi daging rajungan.
Minggu, 30 Juli 2017
Home »
» Rajungan , Manfaat Daging Rajungan Untuk Stamina Tubuh






Slingo Games - Sign up now and play for real money right from your
BalasHapusSlingo wooricasinos.info is one of the most popular and popular slots 출장마사지 on the market today. Enjoy jancasino classic, traditional slots from https://access777.com/ the comfort of your home with poormansguidetocasinogambling.com our